Arabella, Georgette Heyer





Sesungguhnya saya seorang pembaca buku-buku perpustakaan hutan, tuan. Karenanya terbawa kisah bahasa baku sastra didalam akhirnya kepribadian menjadi berbeda dengan manusia pada umumnya. Seandainya anda mengetahui buku adalah sahabat terdekat saya karena dikehidupan saya yang membosankan. Sekarang sembari menulis buku sendiri saya sedang merenungi jati diri, siapakah saya? Saya menjelaskan bukan untuk membuktikan diri hanya ingin menanyakan pada dunia yang angkuh, mengapakah tidak diterima, manusia yang berbeda? Ketraumaan dimasa lalu akan membuat saya mengerti banyak pengetahuan. Saya kan sadar dipilih Tuhan menjadi anak perempuan yang hidupnya kelam, mengingat ibu kandung tidak menyayangi saya sepenuh hati dan kurang memperhatikan penampilan. Saya sungguh mengerti ibu kandung saya tidak mencintai saya karena iri hati suaminya tidak mencintainya. Ayah pendiam sejak dahulu direndahkan istri, keluarga besar istrinya, akhirnya sakit hati maka menikahi wanita lain. Saya melakukan tanggung jawab belajar sedari muda inginlah mempersatukan mereka. Saya hanya melihat anak gadis lainnya nan gembira disayangi ibunya, seringkali ketika menjadi pemudi menangis. Saya dipermalukan dan dihinakan keluarga sendiri hanya bersabar. Seandainya mereka mengetahui bahwa saya seorang anak yang tidak ingin menyusahkan orangtua, ayahlah satu-satunya yang membela saya. Saya melihat semua lemari ibu dan adik perempuan saya penuh dengan pakaian mewah, saya tersenyum putri muda menyusun buku-buku. 

Tidak mengapa, sebenarnya saya kan sungguh berterimakasih dengan ibu saya, karena saya dilahirkan dan bisa membaca banyak buku sastra ataukah science kesukaan saya. Saya bukannya tidak ingin menjadi sesosok Arabella yang pandai bersolek karangan Georgette Heyer peradaban Inggris kedelapanbelas itu tuan, karena bagaimana pun kodrat saya perempuan yang menyukai keindahan. Arabella dari kampung pergi kekota ingin mengikuti pesta dansa dengan berbawa bekal gaun-gaunnya sendiri. Saya membayangkan menjadi Arabella alangkah bahagianya melihat atribut perlengkapan perempuan yang cantik. Sebenarnya Arabella cantik hanya ingin menari dengan riang dan menemukan cinta sejati juga untuk membantu keluarga. Sayangnya didalam pavilun pesta bangsawan itu manusia-manusia dewasa sebagiannya menjadi angkuh, membicarakan kedudukan akhirnya membuatnya jenuh. Arabella pun ingin memberi pelajaran kepada bangsawan itu dengan cara yang pintar. Seorang pemuda ternyata dari kejauhan memperhatikannya dan mencari tentangnya. Walaupun disamarkan ternyata si pemudi tidak bisa menyembunyikan jati dirinya yang keluguan dan penuh kasih dari si pemuda. Saya tersenyum kepribadian ini mengapakah sama dengan saya? Georgette Heyer berhasil memikat hati dan mengetuk pintu kastil saya duapuluh tahun terpendam. Dibalik dendam dan kesakitan sejujurnya saya pemalu andai bertemu yang dinamakan cinta sepasang kekasih. Mengapakah cinta mengikuti dibelakang saya setelah saya mengurung dan menutup hati, merangkai bandana kepala berbunga-bunga? 

Sejujurnya ketika itu seandainya tidak satupun pemuda yang ingin menikahi saya, karena saya sadar akan keanehan kepribadian saya. Saya telah berpikir ingin pergi kedaerah pedalaman dan menjadi guru pendidik, karena saya sungguh mencintai anak-anak. Merekalah penghibur hati saya didalam kesedihan didunia ini, melihat keluguan dan ketidaktahuan mereka membuat hati saya tersentuh. Ketidaktahuan mereka akan dunia menarik saya untuk mengajari pengetahuan yang benar, merekalah bagian dari kebun mawar. Seharapan kepada Tuhan. Seandainya kebun mawar itu bukanlah kebun yang baik saya akan berusaha untuk selalu merawatnya. Sewaktu saya mengurusi kuntum mawar, seorang pemuda salih datang melamar. 

Seravi. 11 Maret 2019. Kuntum mawar pertama

Ah ini sampul buku langka satu satunya dunia permukaan yang bergambar sewaktu Arabella menemukan seorang anak pekerja arang lusuh didalam perapian. Anda bisa bayangkan tuan, satu kehidupan saya ketika sama menemukan anak lusuh dan saya tersenyum menggelikan saat orang dewasa takut dengannya karena hal kedudukan.
picture book: www.biblio.co.uk and www.abebook.com

Komentar

Postingan Populer